Benzema Membuat Rekor Yang Tidak Sanggup Dilakukan Oleh Messi & Ronaldo

Benzema Membuat Rekor Yang Tidak Sanggup Dilakukan Oleh Messi & Ronaldo



MODALWIN - Dengan Satu gol yang dicetak Karim Benzema ke gawang Huesca, Senin (01/04/2019) dini hari WIB rupanya membuat bomber andalan Real Madrid itu berhasil mencatatkan rekor impresif di La Liga.

Benzema menjadi pahlawan kemenangan Madrid berkat gol yang ia cetak di menit ke-89. Tembakan melengkung pemain asal Prancis itu meluncur mulus menjadi gol tanpa mampu dijangkau kiper lawan.

Madrid pun berhak meraih poin penuh berkat kemenangan dengan skor 3-2. Berkat kemenangan ini, Los Blancos masih menduduki peringkat tiga di tabel klasemen dengan poin 57.


Rekor Benzema
Dilansir Marca, gol ke gawang Huesca membuat Benzema ini menyempurnakan rekor mencetak gol ke gawang semua lawan yang pernah ia hadapi di pentas La Liga. Hingga kini Benzema tercatat sudah mencetak total 141 gol ke gawang 34 tim berbeda di La Liga.

Rekor ini sungguh impresif, bahkan Messi dan Ronaldo pun tak mampu melakukannya, Hingga kini Messi tercatat mencetak gol ke gawang 37 dari 40 tim yang pernah ia hadapi. Bomber Barcelona itu tercatat gagal membobol gawang Cadiz, Murcia, dan Huesca.

Eks rekan Benzema, Ronaldo juga gagal melakukannya sebelum ia memutuskan hengkang ke Juventus musim panas tahun lalu. CR7 tercatat mencetak gol ke gawang 32 dari 33 yang pernah ia hadapi. Ronaldo hanya gagal membobol gawang Leganes.


Lewati Legenda Real Madrid
Tak hanya itu, Benzema kini juga tertcatat sukses melewati prestasi dari penyerang legendaris Madrid, Hugo Sanchez soal urusan membobol gawang tim lawan.

Sama seperti Benzema, Hugo Sanchez juga sukses mencetak gol ke gawang semua tim yang pernah dihadapinya. Namun Sanchez melakukannya ke gawang 33 tim, kalah satu dari raihan Benzema.

Striker legendaris Madrid lainnya, Raul Gonzalez sejatinya sukses mencetak gol ke gawang 35 tim berbeda di La Liga. Namun ia gagal melakukannya ke gawang empat klub lainnya
Share:

Liverpool Vs Tottenham :Salah Telah Klaim Gol Alderweireld

Liverpool Vs Tottenham :Salah Telah Klaim Gol Alderweireld



MODALWIN - Dengan Penyerang Liverpool Mohamed Salah dengan bercanda mengklaim bahwa gol kedua The Reds ke gawang Tottenham merupakan golnya dan bukan hasil kreasi Toby Alderweireld.

Liverpool bermain dengan mendapat tekanan berat saat melawan Tottenham di matchday 32 Premier League, Minggu (31/03/2019). Sebab mereka harus menang jika tak ingin tertinggal dari Manchester City.

Liverpool bisa tampil apik di babak pertama. Mereka akhirnya bisa unggul melalui Roberto Firmino.

Namun di babak kedua Spurs tampil lebih baik dan bisa mencetak gol balasan melalui Lucas Moura. Pada akhirnya Liverpool unggul lagi melalui bunuh diri Alderweireld jelang laga babak kedua berakhir.


Klaim Salah

Gol itu bermula dari crossing Trent Alexander-Arnold dari sisi sayap kiri. Bola mengarah ke tiang jauh dan kemudian ditanduk oleh Salah ke tengah kotak penalti.

Bola berusaha untuk diamankan oleh Hugo Lloris. Namun tangkapannya tidak sempurna hingga bola lepas dan memantul ke kaki Alderweireld dan kemudian bergulir masuk ke gawang.

Gol itu kemudian tercatat secara resmi sebagai gol bunuh diri bek Belgia tersebut. Usai laga Salah kemudian mengklaim gol itu.

"Saya pikir para fans memberikan golnya kepada saya! Gol adalah gol," candanya kepada Sky Sports.

"Yang penting adalah untuk mendapatkan tiga poin. Saya belum mencetak gol untuk beberapa pertandingan tetapi ada beberapa pemain yang memiliki jumlah gol yang sama dengan saya tetapi disebut mengalami musim terbaik mereka."

"Saya seharusnya mengalami musim yang buruk! Anda tidak selalu harus bermain bagus tetapi yang penting adalah mendapatkan poin. Tim-tim besar selalu menemukan cara untuk mendapatkan poin dan itulah yang kami lakukan hari ini," serunya.


Pujan untuk Fans

Di pertandingan itu, fans Liverpool membuat suasana stadion sangat meriah dan berisik. Mereka nyaris tak berhenti bernyanyi di sepanjang pertandingan.

Usai laga, Salah pun mengucapkan pujian pada para Kopites. Ia menyebut dukungan para suporter sangat membantu Liverpool memenangkan laga tersebut.

"The Kop hari ini, itu gila. Mereka hanya ingin memenangkan Premier League dan kami melakukan segalanya untuk mewujudkannya," katanya berseri-seri.

"Mereka banyak membantu kami selama pertandingan. Semuanya berubah dengan para penggemar, selalu," tandasnya.

Share:

Serangkaian Catatan Yang Penting Dari Comeback Chelsea Vs Cardiff City

Serangkaian Catatan Yang Penting Dari Comeback Chelsea Vs Cardiff City


MODALWIN - Dengan Aksi Comeback berhasil dilakukan oleh para penggawa Chelsea kala bertamu ke markas Cardiff di laga pekan ke-31 Premier League, Minggu (31/03/2019) tadi. Serangkaian catatan penting, terutama untuk The Blues, juga tersaji pada pertandingan kali ini.

Chelsea tampil dominan sejak awal permainan. Namun benteng pertahanan Cardiff City terlalu kokoh untuk skuat asuhan Maurizio Sarri tersebut bongkar. Malah sebaliknya, mereka justru kebobolan lebih dulu melalui Victor Camarasa di awal babak kedua.

Tanda-tanda kemenangan Cardiff mulai terasa, namun segera buyar begitu Cesar Azpilicueta menggetarkan gawang tim tersebut pada menit ke-84. Harapan Cardiff untuk mencuri poin dari laga kali ini langsung pupus begitu Ruben Loftus-Cheek mencetak gol di menit-menit akhir.

Selain gol-gol apik dari kedua tim, laga yang mempertemukan Cardiff City vs Chelsea tersebut juga menghasilkan beberapa catatan penting yang patut untuk Bolaneters sekalian simak. Penasaran? Scroll ke bawah untuk membaca informasi lengkap dari BBC Sport berikut ini.


Statistik Cardiff City vs Chelsea
1. Hingga sekarang, Chelsea telah mencetak 18 gol pada di sisa 15 menit pertandingan Premier League musim ini, tak ada klub di ajang tersebut yang mampu mencatatkan lebih banyak ketimbang mereka.

2. Cardiff City menjadi tim ketiga dalam sejarah Premier League yang menelan empat kekalahan secara beruntun atas sebuah tim walau berhasil mencetak gol pembukanya.

3. Delapan poin yang diraih Chelsea dalam laga Premier League datang dari situasi tertinggal, enam di antaranya didulang dari laga kandang maupun tandang melawan Cardiff.


Lanjutan
4. Ruben Loftus-Cheek telah mencetak empat gol untuk Chelsea di Premier League, tepat di penampilannya yang ke-17 - lebih banyak satu dari yang berhasil ia peroleh dalam 46 penampilan di kompetisi yang sama.

5. Semenjak Frank Lampard mencetak gol ke gawang Everton pada tahun 2014 silam, tak ada lagi pemain Chelsea yang mampu mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-90 selain Ruben Loftus-Cheek.

6. Cesar Azpilicueta menjadi pemain ke-14 yang mencetak gol ke gawang Chelsea di Premier League musim ini - hanya Manchester United yang memiliki catatan lebih banyak pada musim 2018-2019 ini.

Share:

Kabar Yang Cukup Buruk Untuk Solskjaer Di Balik Kemenangan MU

Kabar Yang Cukup Buruk Untuk Solskjaer Di Balik Kemenangan MU


MODALWIN - Dengan Ole Gunnar Solskjaer mendapatkan kabar buruk di balik tiga poin yang diraih oleh Manchester United pada laga kontra Watford. Kemenangan United harus dibayar mahal karena salah satu pemain kuncinya cedera.

United berjumpa Watford pada pekan ke-32 Premier League musim 2018/19, Sabtu (30/3) malam WIB. United menang dengan skor 2-1 pada laga yang digelar di Old Trafford tersebut.

Setan Merah unggul dua gol lebih dulu, gol pertama dari Marcus Rashford pada menit ke-28 dan gol kedua dicetak oleh Anthony Martial pada menit ke-72. Watford mendapat gol hiburan pada menit 90 lewat Abdoulaye Doucoure.

Kabar buruk apa yang diterima oleh Solskjaer usai kemenangan itu? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.


Cedera Anthonya Martial
Anthony Martial memberikan kabar buruk bagi Solskjaer. Sebab, penyerang asal Prancis itu mengalami cedera. Dia tidak bisa melanjutkan pertandingan, lima menit usai mencetak gol ke gawang Watford. Cederanya pun cukup membuat Solskjaer khawatir.

"Dia mengalami benturan," ucap Solskjaer dikutip dari MUTV.

"Saya tidak yakin seperti apa kondisi Martial untuk hari Selasa, tapi kami akan memeriksanya dan kami punya beberapa hari ke depan untuk bersiap menjelang hari Selasa. Itu yang penting," sambung manajer berusia 46 tahun.

Hasil Selasa waktu setempat, atau hari Rabu (3/3) dini hari WIB, United akan kembali berjalan. Paul Pogba dan kolega akan melawan Southampton pada laga lanjutan Premier League.


Pemain Tidak 100 Persen
Laga melawan Watford adalah laga perdana Solskjaer usai mendapat kontrak permanen. Manajer asal Norwegia mengakui jika United tidak tampil dengan maksimal. Para pemain tampil di bawah standar terbaiknya, meskipun mampu meraih kemenangan.

Namun, Solskjaer merasa apa yang terjadi masih dalam tahap wajar. Sebab, sebagian besar pemain United baru saja kembali usai menjalankan tugas bersama negaranya masing-masing.

"Memang selalu sulit ketika Anda bermain di Premier League. Itu juga menunjukkan bahwa beberapa pemain cedera, beberapa tidak dalam kondisi fit 100 persen, tapi kami berhasil melewati ujian penting. Kami memulai laga dengan ceroboh," ulas Solskjaer.

Share:

Pogba Yang Bermimpi Untuk Bisa Gabung Madrid, Zidane: Saya Sangat Menyukai'Nya

Pogba Yang Bermimpi Untuk Bisa Gabung Madrid, Zidane: Saya Sangat Menyukai'Nya


MODALWIN - Dengan Pernyataan Paul Pogba terkait Real Madrid mendapatkan balasan dari sang pelatih, Zinedine Zidane. Menurut Zidane, dia akan sangat senang jika memang gelandang asal Prancis itu bisa menyusulnya.

Beberapa waktu yang lalu, Paul Pogba membuat pernyataan yang membuat fans Real Madrid kegirangan. Gelandang klub Manchester United itu mengakui jika bermain untuk Madrid adalah salah satu mimpinya.

Pernyataan Pogba itu lantas membuat rumor transfer memanas. Sejumlah media di Spanyol menyebut jika Madrid siap mengucurkan dana senilai 125 juta pounds untuk mendapatkan servis pemain berusia 26 tahun tersebut.

Seperti apa jawaban Zidane terkait isu transfer Pogba? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.


Zidane: Saya Sangat Menyukai Pogba
Zinedine Zidane sepertinya memberi kode lanjutan kepada impian Paul Pogba untuk bergabung dengan Real Madrid di masa depan. Pelatih berusia 46 tahun mengatakan jika Pogba adalah pemain yang sangat dia sukai dan dia sudah dikenal dengan baik.

"Saya sangat menyukai Paul Pogba dan Anda sudah mengetahui hal itu," ucap Zidane dikutip dari Goal International.

"Saya mengenalnya dengan sangat baik, dia pemain yang berbeda dan dia bisa memberikan banyak hal karena kemampuan yang dia miliki. Dia tahu bagaimana cara menyerang dan bertahan," sambung Zidane.

Pogba menjadi salah satu pemain penting United pada musim 2018/19. Sempat tak memberi banyak kontribusi pada era Jose Mourinho, Pogba kembali tampil pada level terbaiknya sejak United dilatih oleh Ole Gunnar Solksjaer.


Beli Pogba Musim Depan?
Agen Paul Pogba, Mino Raiola, disebut sedang menyiapkan rencana untuk bisa membawa sang klien ke Real Madrid musim depan. Raiola merupakan sosok yang ahli dalam melakukan negosiasi dan dia punya reputasi cukup licin dalam transfer pemain.

Terkait kemungkinan akan mendatangkan Pogba ke Madrid musim depan, Zidane memberi jawaban yang diplomatis. Pria asal Prancis itu menghormati status dan kontrak Pogba di United.

"Paul Pogba bukan pemain saya [Real Madrid]. Dia bermain untuk Manchester United dan kami harus menghormati hal itu. Dia memang selalu berkata jika dia menyukai Real Madrid," tutup Zidane.

Share:

Bayern Imbang, Dortmund Yang Ke Puncak Klasemen Bunderliga


MODALWIN - Dengan Momen dramatis terjadi di Signal Induna Park pada pekan ke-27 Bundesliga musim 2018/19. Borussia Dortmund memetik kemenangan atas Wolfsburg lewat dua gol terjadi pada masa tambahan waktu pada laga Sabtu (30/03/2019) malam WIB.

Dortmund mendapatkan perlawanan sengit dari Wolfsburg. Tidak diperkuat oleh Marco Reus, pasukan Lucian Favre nampak kurang tajam di lini serang. Jadon Sancho pun seperti kesulitan menembus pertahanan lawan.

Laga sepertinya akan berakhir dengan skor imbang 0-0 karena belum ada gol yang tercipta saat masuk menit ke-90. Namun, setelah itu momen epik hadir dari aksi Paco Alcacer.

Mantan penyerang Barcelona mencetak gol pertama pada menit 90+1. Tak lama berselang, usai mendapat umpan dari Sancho, Alcacer mencetak gol keduanya ke gawang Wolfsburg. Dortmund memetik kemenangan dengan skor 2-0 atas Wolfsburg.

Kemenangan tersebut membawa Dortmund kini berada di puncak klasemen Bundesliga dengan 63 poin. Lantas, bagaimana dengan hasil yang didapatkan oleh Agen Bola Terbaik Bayern Munchen dan klub lainnya? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

Hanya Hanya Bermain Imbang
Pada pekan ke-27, Bayern Munchen harus menjalani laga tandang. Lawan yang dihadapi oleh pasukan Niko Kovac adalah Freiburg. Meskipun sebagai tim tamu, Bayern sejatinya lebih diunggulkan untuk bisa mendapatkan tiga poin pada laga ini.

Namun, Bayern harus puas dengan raihan satu poin usai bermain imbang dengan skor 1-1. Bayern lebih dulu kebobolan pada menit ke-3 dari aksi Lucas Holer. Bayern baru mampu menyamakan kedudukan lewat gol Robert Lewandowski pada menit ke-22.

View image on Twitter
Da lohnt es sich doch durchaus beide 👀 drauf zu werfen...

🙌 SPITZENREITER, SPITZENREITER HEY HEY! 🙌

Hängt Euch die Tabelle übers Bett, Borussen!
448 people are talking about this


Bayern kini tertinggal dua poin dari Dortmund. Die Rotten mendapatkan 61 poin. Pertandingan lanjutan Bundesliga dipastikan akan berjalan dengan sangat seru. Sebab, Bayern akan berjumpa dengan Dortmund pekan depan.

Share:

Manchester United Diklaim Telah Butuh Sosok Seperti Pemain Van Dijk


MODALWIN - Bersama dengan Mantan pemain Manchester United, Bryan Robson, melihat ada yang kurang dengan skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer pada musim ini. Itu adalah sosok seperti bek andalan Liverpool, Virgil van Dijk, di jantung pertahanannya.

Van Dijk kerap dianggap sebagai kepingan terakhir Liverpool asuhan Jurgen Klopp. Terbukti, performa The Reds menanjak drastis begitu pemain asal Belanda tersebut direkrut dari Southampton pada Januari 2018 lalu dengan nominal transfer yang fantastis.

Kedatangan Van Dijk lalu memuluskan perjalanan Liverpool ke babak final Liga Champions pada musim kemarin, sebelum akhirnya kandas di tangan Real Madrid. Pada musim ini sendiri, The Reds punya kans besar untuk mengakhiri Premier League Agen Bola Terbaik  dengan trofi di tangannya.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.


Incar Pemain Seperti Van Dijk
Sosok seperti itulah yang, diyakini Robson, sedang dibutuhkan oleh Manchester United pada saat ini. Maka dari itu, ia berharap Solskjaer beserta bekas klubnya sadar bahwa mencari bek berkualitas pada musim panas nanti adalah sebuah keharusan.

"Saya tahu dia [Solskjaer] mengindikasikan bahwa dirinya tak butuh bek tengah baru, tapi di situlah saya tidak merasa sepakat. Benar, Ole telah memperbaiki pertahanan, tapi kami telah melihat dampak yang Van Dijk buat di Liverpool musim ini," tulis Robson di Daily Mail.

"Seperti itu tipe pemain yang United harus boyong. Rekrutmen musim panas yang kuat bisa menciptakan warisan di era Ole - tak perlu pemain dalam hal kuantitas, namun lebih ke kualitas kelas dunia," lanjutnya.


Dampak Van Dijk untuk Liverpool
Dengan adanya sosok seperti Van Dijk, maka tugas pemain MU yang bermain di sektor lainnya akan terasa lebih mudah. Para penyerang bisa melancarkan serangan bertubi-tubi tanpa merasa khawatir akan serangan balik, dan kiper pun mendapatkan jaminan keamanan.

"Pembelian sebesar itu, seorang pemimpin yang bisa membuat United melaju ke depan. Anda bisa lihat kepercayaan diri yang Van Dijk beri ke kiper Liverpool, Alisson, rekan beknya serta para gelandang," tandasnya.

Sejak musim panas kemarin, Manchester United telah dikaitkan dengan sedikitnya tujuh pemain yang berposisi sebagai bek dari klub lain. Dua nama yang paling sering disebut adalah Harry Maguire [Leicester City] dan juga Kalidou Koulibaly [Napoli].

Share:

Dengan Bursa Transfer Musim Panas, Mnachester United Yang Disarankan Untuk Kejar Hudson-Odoi


MODALWIN - Manchester United belum menunjukkan geliat perburuan pemain pada bursa transfer musim panas nanti. Mungkin, saran dari Tony Cascarino untuk memboyong penggawa muda Chelsea, Callum Hudson-Odoi, bisa masuk dalam pertimbangan The Red Devils?

Baru-baru ini, Manchester United mengumumkan Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih tetap mereka. Pria asal Norwegia tersebut diikat dengan kontrak yang akan membuatnya bertahan hingga tahun 2023 mendatang.

Kini, Manchester United bisa fokus mengejar beberapa pemain dari berbagai klub besar Eropa. Cascarino sendiri melihat adanya peluang untuk merekrut pemain dari tim seperti Manchester City dan Chelsea karena kedua klub tersebut sedang mengalami masalah.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.


Sarankan Boyong Hudson-Odoi
Menurut kabar, Chelsea dan Manchester City tengah dipantau regulasi Financial Fair Play. Jika benar demikian, maka kedua klub tersebut harus melego beberapa pemainnya untuk menyeimbangkan neraca keuangan agar terhindar dari hukuman.

Situasi itu dianggap Cascarino untuk membajak pemain muda potensial seperti Callum Hudson-Odoi serta Phil Foden. Apalagi, The Red Devils juga dikenal ramah kepada para sosok belia yang butuh kesempatan bermain lebih banyak.

"Solskjaer seharusnya melirik potensi masalam Financial Fair Play yang mungkin tengah dihadapi Manchester City dan Chelsea, dan mencoba menyusup untuk membajak talenta muda terbaik Eropa," tutur Cascarino kepada The Times.

"Mengapa tidak mengejar Phil Foden atau Callum Hudson-Odoi dan berkata 'Lihat [Marcus] Rashford, lihat Tahith Chong - kami akan memberikan kesempatan pada pemain muda, kemarilah dan bermain bersama kami'," lanjutnya.


Juga Kejar Jadon Sancho
Hudson-Odoi dan Phil Foden adalah segelintir nama yang disarankan Cascarino kepada Manchester United. Selain itu, ia juga menyarankan mereka untuk memboyong Jadon Sancho dari Borussia Dortmund, yang mungkin saja akan melibatkan banyak uang.

"Jika United berpikir bahwa mereak bisa mendapatkannya, maka kenapa tidak mencoba dan membeli Jadon Sancho dari Borussia Dortmund?" tambahnya.

"Mereka mungkin harus memecahkan rekor transfernya untuk melakukan itu," tandasnya.

Sejauh ini, rumor mengenai incaran Manchester United masih berputar di sekitar nama Gareth Bale saja. Pemain Real Madrid tersebut belakangan sering disebut akan didepak karena performa yang terus menurun pada musim ini.

Share:

Dan Ternyata, Lionel Messi Yang Sudah Cedera Sejak Akhir Tahun 2018 Lalu


MODALWIN - Lionel Messi harus menepi untuk sementara karena mengalami cedera kala membela Timnas Argentina. Kata pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, itu adalah puncak dari rasa sakit yang ditahan oleh pemain berumur 31 tahun itu sejak natal tahun lalu.

Messi bermain selama 90 menit penuh kala Argentina tumbang atas Venezuela dalam laga uji coba pada Sabtu (23/03/2019) lalu. Tapi ia terpaksa harus melewatkan laga kontra Maroko empat hari setelahnya karena mengalami cedera.

Berkat itu, peraih lima Ballon d'Or tersebut harus meninggalkan kamp latihan Argentina lebih dini guna menjalani perawatan di Barcelona. Beruntung, kondisinya tak parah dan kini Messi telah terlihat dalam sesi latihan penuh bersama rekan-rekan setimnya.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.


Menahan Sakit Sejak Lama
Kabar cederanya Messi tersebut sempat membuat publik khawatir, tapi bukan sebuah kejutan di telinga Valverde. Sebab pelatih kelahiran 1964 itu tahu bahwa Messi bermain dengan menahan rasa sakit sejak natal tahun 2018 lalu.

"Kami sudah mengurusnya [cedera Messi] sejak sebelum Natal. Kami mencoba membuat rasa sakitnya berkurang dan akan meneruskan itu. Sekarang dia punya waktu beberapa hari untuk beristirahat," ujar Valverde dalam konferensi persnya, dikutip dari Goal.

"Kami melakukan semuanya secara natural, kami berbicara dengan dirinya setelah mengalami masalah kecil dalam latihan dan kami melakukan semuanya secara bersama-sama," lanjutnya.

Meski bermain dengan rasa sakit, namun Messi masih mampu menorehkan 39 gol dari 36 penampilannya di semua kompetisi. Kontribusinya jelas sangat dibutuhkan Barcelona untuk merengkuh titel treble pada musim ini.


Soal Treble
Soal treble sendiri, Valverde belum berani untuk menjanjikan apapun kepada para penggemar setia Barcelona. Ia hanya bisa menampik semua pemberitaan agar publik tidak tenggelam dalam euforia terlalu dalam.

"Setiap waktu mereka berbicara kepada saya soal treble dan double. Apa yang takkan kami tampik adalah orang-orang telah merasa bersemangat melihat tim," tambahnya.

"Kami berada di tiga kompetisi dan saya membayangkan orang-orang akan merayakan setiap opsi yang kami punya, tapi kami belum memenangkan apapun," tandasnya.

Dua gelar domestik sudah hampir mereka dapatkan pada musim ini. Seperti yang diketahui, Blaugrana kini sedang memuncaki klasemen La Liga dengan keunggulan 10 poin atas peringkat dua, Atletico Madrid, dan telah mencapai babak final Copa del Rey.

Selain itu, mereka juga masih punya peluang besar untuk merengkuh gelar Liga Champions. Namun pertemuan dengan Manchester United pada babak perempat final membuat kemungkinan untuk tersingkir masih cukup besar.

Share:

Ingin Mendapatkan Gareth Bale !!! MU Yang Disarankan Agar Lolos Di Liga Champions Dulu

Ingin Mendapatkan Gareth Bale !!! MU Yang Disarankan Agar Lolos Di Liga Champions Dulu



MODALWIN  - Dalam Belakangan ini, rumor ketertarikan Manchester United terhadap Gareth Bale santer dibicarakan. Legenda klub itu sendiri, Andy Cole, pesimis bisa melihat itu terwujud jika The Red Devils gagal mendapat satu tempat di Liga Champions musim depan.

Manchester United tengah berjuang untuk mendapatkan tempat di empat besar klasemen Premier League. Posisi tersebut cukup krusial, sebab itu akan menentukan sebuah klub apakah mereka bisa tampil di ajang Liga Champions atau tidak pada musim berikutnya.

Walau demikian, peluang mereka untuk menempati empat besar belum benar-benar tertutup. Bahkan bisa dibilang cukup besar mengingat Taruhan Judi Bola Manchester United hanya terpisah tiga poin dengan penghuni posisi tiga, Tottenham.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.


Pastikan Liga Champions Dulu, MU!
Ajang Liga Champions terbilang cukup penting, apalagi untuk klub sekelas Manchester United. Tak bisa dimungkiri, kompetisi tertinggi Eropa tersebut merupakan salah satu cara untuk memikat pemain-pemain hebat dari seluruh penjuru dunia.

Maka dari itu, Andy Cole berharap bekas klubnya tersebut bisa memastikan diri berpartisipasi di Liga Champions sebelum mendekati Gareth Bale. Sebab ia yakin penyerang Real Madrid itu takkan tertarik jika The Red Devils hanya bermain di Liga Europa musim depan.

"Saya pikir Manchester United harus mengejar pemain sekaliber dirinya. Begitulah Manchester United. Apakah para pemain tersebut ingin ke Manchester United? Itu pertanyaannya," tutur Andy Cole seperti yang dikutip dari Goal.

"Bila Manchester United melewatkan Liga Champions... pemain hebat ingin bermain di Liga Champions. Saat anda bermain di level elit, tidak melulu berbicara soal uang. Orang berpikir semuanya tentang uang, tpai anda berbicara soal pemain di level elit," lanjutnya.


Kompetisi yang Spesial
Mengapa Liga Champions menjadi alasan pemain hebat gabung ke satu klub? Menurut Andy Cole, Liga Champions adalah kompetisi yang spesial. Setiap pemain hebat siap mengorbankan segalanya demi meraih gelar bergengsi tersebut.

"Apakah anda ingin bermain di Liga Champions atau mendapatkan banyak pounds? Mereka akan berkata Liga Champions, sebab mereka ingin memenangkannya - itu adalah kompetisi yang spesial," tambah pria berumur 47 tahun itu.

"Jadi bila Manchester United melewatkan Liga Champions, akan jadi sulit bagi mereka untuk menarik perhatian pemain. Rasanya jadi lebih berat," tandasnya.

Gareth Bale sendiri sedang menjalani masa-masa berat di Real Madrid. Berbeda dengan musim sebelumnya, di mana ia tampil apik walau lebih sering dicadangkan, pemain asal Wales itu justru melempem meski lebih sering bermain.

Share:

Pogba Yang Bicara Tentang Soal Rahasia Kebangkitan MU Di Era Solskjaer

Pogba Yang Bicara Tentang Soal Rahasia Kebangkitan MU Di Era Solskjaer



MODALWIN - Dengan Gelandang Manchester United, Paul Pogba, buka-bukaan soal rahasia yang membuat Manchester United bangkit di era kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer. Ia berkata bahwa pria asal Norwegia tersebut telah mengembalikan kebebasan bermain yang sebelumnya hilang.

Baru-baru ini, Manchester United mengumumkan Solskjaer sebagai pelatih tetap. Keputusan itu diambil setelah pria asal Norwegia itu berhasil mempersembahkan Agen Bola Terbaik serangkaian hasil apik pada masa interim yang sudah jalan sejak bulan Desember kemarin.

Sejatinya, Solskjaer menjadi pelatih tetap The Red Devils itu sudah diprediksi sejak lama. Banyak dukungan yang mengarah kepadanya, tentu saja karena torehan positif tim serta permainan menarik yang dulu tak pernah terlihat di masa Mourinho.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.


Menghadirkan Kembali Kebebasan Bermain
Bukan hanya permainan, Solskjaer juga membuat beberapa pemain yang sempat melempem kembali menemukan performa aslinya. Salah satunya adalah Paul Pogba, yang sering diserbu kritik lantaran dinilai tampil inkonsisten dalam berbagai kesempatan.

"Kami memiliki pelatih yang menghargai kami, pelatih yang sangat gembira. Dia mengembalikan kepercayaan diri para pemain," tutur gelandang asal Prancis tersebut kepada Sky Sports.

Sembari memuji Solskjaer, ia juga mengarahkan kritikan kecil pada rezim kepelatihan sebelumnya. "Dia memberikan kami kebebasan untuk bermain lagi. Mungkin kami kehilangan itu sebelumnya," tambahnya.


Kembali Menikmati Sepak Bola
Lebih lanjut, Pogba lalu mengungkapkan apa yang Solskjaer lakukan pada hari pertamanya berstatus sebagai pelatih interim Manchester United. Mantan pelatih Molde tersebut meminta para pemain untuk kembali menikmati permainan.

"Pada hari pertama, dia hanya berkata kepada kami untuk kembali menikmati sepak bola. Saat anda tak menikmati permainan, tak ada gunanya untuk bermain. Saat anda berhenti melakukan yang dilakukan, tak ada gunanya untuk melakukannya," lanjutnya.

"Saat anda tak lagi mencintai apa yang dilakukan, tak ada gunanya untuk melakukannya. Mari kembali ke dasar dan menikmatinya. Nikmati bermain bersama, menyerang, itu saja. Lalu hasil akan datang dengan sendirinya," tandasnya.

Hasilnya pun terlihat, Manchester United mendapatkan kemenangan pada laga debutnya dengan skor telak 5-1 atas Cardiff. Setelahnya, 19 laga dilalui dengan torehan 14 kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya tiga kali kalah.

Share:

Lama Sudah Tidak Bertemu Dengan Vieira, Fabregas Malah Mendapatkan Sambutan Dengan Sindiran

Lama Sudah Tidak Bertemu Dengan Vieira, Fabregas Malah Mendapatkan Sambutan Dengan Sindiran


MODALWIN - Di Masa-masa awal Cesc Fabregas di klub barunya, AS Monaco, sudah dihiasi dengan sindiran dari mantan seniornya yang kini melatih Nice, Patrick Vieira. Gelandang asal Spanyol itu disebut sebagai alasan mengapa Vieira terdepak dari The Gunners dulu.

Fabregas merupakan salah satu produk binaan tim muda Barcelona. Namun saat berumur 16 tahun, ia memutuskan hengkang ke Arsenal guna mendapatkan kesempatan bermain. Harapan itu lalu didapatkan tak lama setelahnya.

Di tahun yang sama saat berlabuh di London, Fabregas mencatatkan dirinya sebagai pemain termuda yang pernah mencetak gol di stadion lawas The Gunners, Highbury. Dan pada musim berikutnya, ia mulai dimainkan secara reguler oleh sang pelatih, Arsene Wenger.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.


Fabregas dan Vieira Bereuni
Perkembangan Fabregas lalu berujung pada kepergian Vieira ke Juventus pada tahun 2004. Padahal, satu bulan sebelum dirinya hengkang, gelandang asal Prancis itu turut mengantar Arsenal merengkuh trofi FA Cup dengan mengalahkan Manchester United.

15 tahun berselang, keduanya saling bereuni dalam sebuah laga Ligue 1 yang mempertemukan Monaco dan Nice. Seperti yang diketahui, Fabregas merupakan penggawa anyar Monaco usai didapatkan dari Chelsea secara gratis pada bulan Januari lalu.

"Saya bertemu dengan Patrick Vieira saat kami bermain melawan Nice dengan Monaco," tutur Fabregas kepada Nice-Matin.


Disindir Vieira
Pertemuan perdana dengan Vieira itu, setelah sekian lama, dihiasi oleh cerita lucu di mata Fabregas. Pada saat itu, Vieira sempat berkelakar dengan presiden Nice dengan menyebut Fabregas sebagai sosok yang bertanggung jawab atas kepindahannya dari Arsenal.

"Itu sangat lucu, sebab saya bertemu dengannya di ruang ganti sebelum pertandingan. Dia bersama presiden Nice dan berkata kepadanya sembari melihat saya: Presiden, ini adalah anak yang membuat saya meninggalkan Arsenal," tandasnya.

Pertandingan itu sendiri berakhir dengan kedudukan imbang 1-1. Namun, Fabregas tidak disertakan pada partai tersebut dan baru diturunkan saat Monaco dibantai Strasbourg 1-5 tiga hari setelahnya.

Share:

Kean & Quagliarella Yang Bersinar, Mancini Tetap Sisakan Ruang Untuk Balotelli

Kean & Quagliarella Yang Bersinar, Mancini Tetap Sisakan Ruang Untuk Balotelli


MODALWIN - Dengan Sinar yang dipancarkan Moise Kean dan Fabio Quagliarella membuat Italia diyakini takkan kekurangan kualitas di sektor depan. Kendati demikian, Roberto Mancini selaku pelatih masih tetap memberikan ruang untuk penyerang lainnya, Mario Balotelli.

Balotelli tidak disertakan dalam skuat kepercayaan Mancini untuk melakoni dua partai perdana babak kualifikasi Piala Eropa 2020. Walaupun begitu, Gli Azzurri tetap mampu mendulang delapan gol dan terhindar dari kebobolan.

Bahkan pada dua pertandingan tersebut, masing-masing melawan Finlandia dan Liechtenstein, sektor depan menjadi pusat perhatian publik. Semuanya diawali oleh Moise Kean yang kemudian berpindah ke Fabio Quagliarella yang menjadi pencetak gol tertua Italia.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.



Buka Peluang Balotelli Kembali
Penyerang berkualitas Italia tidak hanya Kean dan Quagliarella saja. Masih ada sosok penting yang harus pulang ke klubnya masing-masing lantaran mengalami cedera, seperti Lorenzo Insigne dan Stephan El Shaarawy.

Selain itu juga, Federico Bernardeschi pun belum menunjukkan sinar seperti waktu dirinya membantu Juventus mengalahkan Atletico Madrid dalam laga 16 besar Liga Champions. Dengan demikian, sektor depan Gli Azzurri tampaknya takkan mengalami masalah berarti.

Namun bukan berarti peluang Balotelli, yang juga sedang tampil apik bersama Marseille di musim ini, untuk kembali mengisi skuat Timnas Italia sepenuhnya tertutup. Mancini berujar bahwa eks penyerang Manchester City tersebut masih masuk dalam rencananya.

"Kami akan membicarakan soal itu dalam beberapa bulan ke depan, jangan lupa bahwa masih ada tiga bulan hingga laga berikutnya," tutur Mancini dalam konferensi persnya, dikutip dari Football Italia.


Kantongi Beberapa Nama Lain
Mancini tak hanya membuka peluang untuk Balotelli saja. Katanya, ia masih memegang daftar berisikan 15 nama yang belum mendapatkan kesempatan untuk mengisi skuat Italia dalam dua partai terakhir ini.

"Saya meninggalkan beberapa pemain di rumah yang bisa kembali, saya memantau sekitar 15 pemain, jadi ada kelompok besar yang berisikan 40 pemain secara keseluruhan," tambahnya.

Pemain Timnas Italia U-21 pun tidak luput dari perhatian. Saat ini, ia sedang mengantongi wacana latihan gabungan skuat asuhan Gigi Di Biagio tersebut dengan timnas senior besutannya.

"Kami sedang mencari tanggal yang cocok untuk kedua belah pihak, jadi kami bisa mengevaluasi beberapa pemain mdua. Mungkin satu atau dua hari akan didedikasikan hanya untuk latihan bersama para pemain yang lebih muda," tutupnya.

Share:

Piala Ero[a 2020, Mancini Yang Berencana Akan Bawa Pencetak Gol Tertua Di Italia

Piala Ero[a 2020, Mancini Yang Berencana Akan Bawa Pencetak Gol Tertua Di Italia


MODALWIN - Pada tahun 2020 yang akan mendatang nanti, Fabio Quagliarella akan berumur 38 tahun. Namun usia sepertinya tidak akan menghalangi pelatih Italia, Roberto Mancini, untuk memasukkan nama penyerang gaek Sampdoria itu ke dalam skuatnya di Piala Eropa 2020 mendatang.

Quagliarella menuliskan namanya dalam buku sejarah sebagai pencetak gol tertua Timnas Italia. Torehan tersebut ia dapatkan setelah sukses membobol gawang Liechtenstein dua kali dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020, Rabu (27/03/2019) dini hari tadi.

Catatan brace tersebut seolah menjadi bukti bahwa performa eks striker Juventus dan Napoli itu selama membela Sampdoria bukan isapan jempol belaka. Saat ini, ia sedang memimpin perolehan pencetak gol terbanyak Serie A dan mengungguli Cristiano Ronaldo.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.


Mancini Berencana Sertakan Quagliarella
Biasanya, performa seorang pemain sepak bola akan mengalami penurunan seiring umurnya yang sekain menua. Walaupun banyak pemain Italia dikenal sebagai late bloomer, seperti Antonio Di Natale, namun penuaan tetap saja akan menjadi momok bagi mereka.

Pada ajang Piala Eropa 2020 mendatang, Quagliarella akan berumur 38 tahun. Pada angka tersebut, seorang pemain bola akan mengalami penurunan kondisi fisik dan bakalan kesulitan bermain 90 menit penuh. Namun Mancini masih tertarik menyertakan namanya.

"Sulit untuk berkata sekarang, tapi semuanya berjalan dengan baik dan dia sedang dalam kondisi yang apik. Saya pikir dia bisa terus seperti ini," tutur Mancini soal wacana membawa Quagliarella ke Piala Eropa 2020, dikutip dari Football Italia.


Perpaduan Tua dan Muda
Kehadiran Quagliarella sendiri terbilang meleset dari visinya yang ingin memenuhi skuat Gli Azzurri dengan sosok yang lebih muda. Namun, pemandangan Quagliarella yang memberikan assist kepada striker belia Juventus, Moise Kean, dianggapnya sebagai hal positif.

"Untuk sepak bola Italia, saya pikir menyenangkan bisa melihat seseorang seperti Quagliarella bermain dengan pemain berumur 19 tahun," tambahnya.

"Quagliarella ada di sini karena memang pantas berada di sini, bukan karena alasan lainnya. Fabio adalah orang yang baik, dia punya cerita yang luar biasa di balik dirinya dan orang-orang mencintainya," tandasnya.

Menarik untuk dilihat bagaimana kiprah Quagliarella bersama Timnas Italia dalam rangkaian laga internasional. Namun itu baru bisa dilihat kembali pada bulan Juni mendatang. Saat ini, para pemain tengah bersiap kembali ke klub masing-masing untuk melakoni laga domestik akhir pekan nanti.

Share:

Bayern Munchen Telikung Barcelona Untuk Luka Jovic

Bayern Munchen  Telikung Barcelona Untuk Luka Jovic


MODALWIN - Bersama dengan Rencana Barcleona untuk mendatangkan Luka Jovic ke Camp Nou dipastikan tidak akan berjalan mulus. Raksasa Jerman, Bayern Munchen disebut turut mengincar striker Eintracht Frankfurt tersebut di msuim panas nanti.

Sejak awal musim kemarin, Barcelona kerap diberitakan memburu penyerang baru. Mereka membutuhkan sosok yang bisa mendampingi Luis Suarez di lini serang mereka setelah mereka ditinggalkan oleh Paco Alcacer dan Munir El Haddadi.

Salah satu nama yang kerap diberitakan akan dikejar oleh Barcelona adalah Luka Jovic. Sang striker dinilai memiliki kemampuan di atas rata-rata sehingga ia bisa diproyeksikan menjadi penyerang masa depan Barcelona.

Namun Barcelona berpotensi gagal menggaet Jovic. Dilansir Mundo Deportivo, Bayern Munchen tengah menyiapkan rencana untuk membajak transfer tersebut.

Simak manuver transfer Bayern Munchen untuk mendapatkan sang striker


Suksesor Lewandowski
Menurut laporan tersebut, Bayern Munchen mngincar Jovic untuk menjadi suksesor Robert Lewandowski di dalam tim mereka.

Lewandowski yang sudah menjadi mesin gol andalan Die Rotten dalam empat tahun terakhir kerap diberitakan akan hengkang dari Allianz Stadium. Ia disebut ingin mencari tantangan baru dalam karirnya musim ini.

Demi mengantisipasi hengkangnya Lewandowski, Bayern mulai memetakan striker-striker potensial. Nama Jovic dipilih sebagai prioritas transfer mereka karena sang striker merupakan pencetak gol terbanyak kedua Bundesliga musim ini, tertinggal 3 gol dari Lewandowski sebagai pencetak gol terbanyak sejauh ini.


Curi Start
Peluang Bayern untuk mendapatkan Jovic diklaim lebih besar daripada Barcelona. Pasalnya juara bertahan Bundesliga itu sudah mengajukan tawaran resmi untuk sang striker.

Bayern kabarnya menyodorkan uang sebesar 56 juta Euro. Angka ini merupakan nilai klausul rilis striker Timnas Serbia itu di Eintrach Frankfurt.

Sementara Barcelona sejauh ini belum mengajukan tawaran apapun untuk Jovic. Jika situasi ini terus berlanjut, maka Frankfurt akan melepaskan sang striker ke Bayern kendati mereka sebenarnya enggan memperkuat tim rival mereka di Bundesliga.

Share:

Barcelona Yang Seriusi Untuk Perburuan Andre Silva



MODALWIN - Bersama dengan Juara bertahan La Liga, Barcelona dikabarkan sudah mengunci satu nama yang akan didatangkan ke lini serang mereka di musim panas nanti. El Blaugrana disebut akan mencoba merekrut Andre Silva di musim panas nanti.

Barcelona tengah melakukan perburuan striker baru sejak tahun lalu. Mereka mencari calon penerus Luis Suarez di lini serang mereka, mengingat performa sang striker mulai menurun.

Kebutuhan Barcelona akan striker baru semakin meningkat. Pasalnya mereka baru saja ditinggal Paco Alcacer dan Munir El Haddadi sehingga mereka butuh pemain yang bisa menemani Suarez di lini serang mereka.

Dilansir Calciomercato, Barcelona sudah menemukan kandidat yang potensial untuk memperkuat lini serang mereka. El Barca disebut akan mencoba merekrut Andre Silva di musim panas nanti.

Mengapa Barcelona tertarik merekrut Silva? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.


Tajam
Silva yang memutuskan pindah ke Milan pada tahun 2017 silam mendapatkan situasi yang sulit. Ia kesulitan menembus tim utama Rossonerri setelah ia gagal beradaptasi di tim barunya tersebut.

Pada musim panas tahun lalu, ia dipinjamkan ke Sevilla selama satu musim. Bersama tim asal Andalusia itu, Silva menemukan ketajamannya kembali di mana ia mengemas 11 gol dan 3 assist sejauh ini.

Barcelona menilai striker Timnas Portugal itu memiliki potensi yang besar sehingga ia dinilai pas untuk menjadi pelapis Suarez di lini serang mereka.


Harga Terjangkau
Barcelona juga dikabarkan tertarik memboyong eks Porto tersebut karena harganya yang terjangkau.

Silva terikat kontrak di San Siro hingga tahun 2022 mendatang. Ia kabarnya hanya memiliki klausul rilis sekitar 40 juta Euro di dalam kontraknya bersama Rossonerri.

Barcelona sendiri kabarnya tidak keberatan menebus sang striker dengan mahar tersebut, kendati mereka harus berdoa Sevilla tidak mengaktifkan klausul pembelian permanen sang striker.

Share:

Patahkan Rumor, Milan Skriniar Yang Akan Segera Perpanjang Kontrak Di Inter Milan


MODALWIN - Dengan Rencana Liverpool dan Manchester United untuk memboyong Milan Skriniar diperkirakan akan menemui kegagalan. Sang bek dikabarkan akan segera meneken kontrak baru di Inter Milan dalam waktu dekat.

Semenjak bergabung dengan Inter tahun lalu, karir Skriniar melonjak tajam. Ia menjadi salah satu bek muda terbaik di Italia setelah tampil kokoh di barisan pertahanan La Beneamata.

Penampilan apik bek Timnas Slovenia itu dikabarkan membuat dua klub asal Inggris, Liverpool dan Manchester United jatuh hati. Kedua klub ini dikabarkan akan mengupayakan transfer sang bek ke Inggris di musim panas nanti.

Namun dilansir Corriere Dello Sport, rencana kedua klub itu berpotensi gagal terlaksana. Pasalnya sang bek sudah menyepakati kontrak baru di Giuseppe Meazza.

Simak detail kontrak baru Skriniar selengkapnya di bawah ini.


Cinta Inter
Skriniar sendiri dikabarkan memutuskan untuk bertahan di Inter Milan karena ia merasa nyaman berada di Giuseppe Meazza.

Sebelumnya beberapa media sempat meminta tanggapan sang bek atas ketertarikan duo EPL itu terhadap dirinya. Namun Skriniar selalu mengatakan bahwa ia mencintai Inter dan tidak ingin pergi dalam waktu dekat.

Skriniar juga menyebut bahwa ia memiliki ambisi untuk memenangkan trofi juara bersama La Beneamata sehingga ia tidak akan pindah sebelum targetnya tercapai.


Detail Kontrak
Menurut laporan tersebut, Skriniar akan mendapatkan kontrak baru berdurasi empat tahun. Kontrak itu akan membuatnya bersegaram biru-hitam kebesaran Inter hingga tahun 2023 mendatang.

Inter sendiri juga tidak sungkan untuk menaikkan gaji sang bek. Ia kabarnya akan mendapatkan gaji sebesar 3 juta Euro per musim, naik dua kali lipat dari gaji sebelumnya yang bernilai 1,5 juta Euro per musim.

Skriniar dikabarkan sangat puas dengan kontrak ini sehingga ia disebut akan segera memperpanjang kontraknya dalam waktu dekat.

Share:

Posisi Marcus Rashford Di Timnas Inggris Yang Mulai Akan Terancam



MODALWIN - Dengan Sebuah peringatan diberikan Alan Shearer kepada Marcus Rashford. Shearer menyebut posisi sang striker di Timnas Inggris mulai terancam dengan kehadiran pemain-pemain baru yang berbakat.

Rashford yang menjadi langganan starter di Timnas Inggris harus absen di jeda internasional kali ini. Ia mengalami cedera sehingga batal memperkuat The Three Lions pada ajang kualifikasi Euro 2020.

Untuk menggantikan posisi Rashford, Gareth Southgate memutuskan untuk memanggil Callum Hudson-Odoi ke skuat Inggris. Winger muda Chelsea itu tampil apik di lini serang Tiga Singa sehingga mereka mengamankan dua kemenangan di dua laga kualifikasi Euro 2020 kemarin.

Shearer percaya bahwa Rashford patut was-was karena Hudson-Odoi berpotensi menggusurnya di Timnas Inggris. "Kita sama sekali tidak menyebut nama Rashford yang merupakan penyerang muda terbaik di jeda internasional ini karena kita semua menikmati pesta gol di Wembley," buka Shearer kepada The Sun.

Baca komentar lengkap striker legendaris Timnas Inggris itu di bawah ini.


Kerja Keras
Shearer percaya bahwa Rashford sudah menyadari ada ancaman yang nyata untuk posisinya di Timnas Inggris nanti.

Untuk itu Shearer merasa Rashford akan bekerja sangat keras demi mengamankan posisinya di Tim besutan Gareth Southgate tersebut.

"Marcus Rashford terpaksa kembali ke Manchester United dan menyaksikan rekan-rekannya menggila saat menghadapi Republik Ceko dan membuat lima gol pada pertandingan itu."

"Dia pasti sudah tahu bahwa posisinya sudah tidak aman sehingga ia harus bekerja sangat keras untuk kembali merebut tempatnya di musim panas nanti."


Beruntung
Shearer juga menilai Southgate benar-benar beruntung pada jeda internasional kali ini.

Shearer menilai stok pemain top yang melimpah di Timnas Inggris membuat sang pelatih tidak perlu pusing karena banyak pemainnya yang mengalami cedera.

"Jesse Lingard dan John Stones harus absen dari lini tengah dan lini pertahanan Inggris kali ini, padahal keduanya merupakan pemain bintang saat di Rusia kemarin."

"Namun Gareth dan asistennya Steve Holand berada dalam situasi yang sangat bagus, karena mereka memiliki stok pemain yang bagus ketika para bintang mereka cedera. Saya tidak ingat kapan terakhir kali tim ini berada dalam situasi seperti ini." tandasnya.

Share:

Yang Disebut Akan Tinggalkan MU, Begini Tanggapan Juan Mata



MODALWIN - Bersama dengan Playmaker Manchester United, Juan Mata memberikan komentar terkait rumor ia meninggalkan Old Trafford di musim panas nanti.

Mata bisa dikatakan merupakan salah satu pemain senior di skuat Manchester United. Ia bergabung dengan Setan Merah di tahun 2014 setelah ditebus dari Chelsea dengan mahar 37,5 juta pounds.

Kontrak Mata di MU akan berakhir pada musim panas nanti. Namun belum ada tanda-tanda sang playmaker menambah masa baktinya di Old Trafford, di mana ia digosipkan tengah diincar oleh beberapa klub La Liga.

Namun Mata sendiri mengaku ia masih merasa nyaman bermain di Inggris. "Saya rasa saya sudah cukup lama bermain di Inggris,": ujar Mata kepada AS.

Baca komentar lengkap sang playmaker di bawah ini.


Buka Peluang
Mata mengakui bahwa ia masih ingin bermain lebih lama di Inggris. Namun ia juga tidak menutup peluang untuk kembali ke Spanyol dalam waktu dekat.

"Saya sudah menyesuaikan diri dengan baik di Liga ini, namun memang benar terkadang saya merindukan rumah saya. Saya rindu keluarga dan juga teman-teman saya."

"Tetapi saya tidak tahu apakan saya akan kembali ke Spanyol dalam waktu dekat ini."


Tetap Woles
Mata juga mengakui bahwa ia tidak terlalu memikirkan situasi kontraknya di MU. Ia menyebut akan tetap fokus memberikan kemampuan terbaiknya untuk Setan Merah.

"Saya selalu tenang dengan situasi saya saat ini. Saya berada di klub yang fantastis bernama Manchester United, yang merupakan salah satu klub terbesar di dunia saat ini."

"Saya harus memikirkan sesuatu dalam jangka pendek dan bermain dengan baik setelah ini." tandasnya.

Share:

Dincar Oleh MU & Juventus, Benfica Yang Naikkan Klausul Rilis Joao Felix

Dincar Oleh MU & Juventus, Benfica Yang Naikkan Klausul Rilis Joao Felix


MODALWIN - Klub Portugal, Benfica mengambil langkah pencegahan untuk mengamankan Joao Felix dari kejaran Manchester United dan Juventus. Las Aguilas dikabarkan akan mengupayakan untuk meningkatkan klausul rilis sang pemuda dalam waktu dekat ini.

Felix sendiri bisa dikatakan sebagai salah satu pemain muda terbaik yang dimiliki Benfica saat ini. Ia memiliki kemampuan di atas rata-rata dan banyak yang menilai pemuda 19 tahun ini memiliki kemiripan gaya bermain dengan seniornya di Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.

Performa apik sang winger kabarnya memancing minat sejumlah klub papan atas Eropa. Nama-nama seperti Juventus dan Manchester United disebut sangat tertarik mendapatkan tanda tangan sang winger di musim panas nanti.

Namun dilansir The Mirror, Benfica tidak akan membiarkan sang pemuda angkat kaki dari Portugal. Mereka dikabarkan akan mencoba menaikkan klausul rilis sang winger dalam waktu dekat ini.

Scroll berita ini ke bawah untuk membaca manuver Benfica untuk mempertahankan sang winger.


Aksi Nekat
Benfica sendiri sejatinya punya posisi yang cukup kuat untuk mempertahankan Felix. Pasalnya di akhir 2018 kemarin sang pemuda menandatangani kontrak jangka panjang untuk membela raksasa Portugal tersebut.

Kontrak Felix ini kabarnya disertai klausul rilis yang besar. Benfica dikabarkan memasang klausul rilis sebesar 120 juta Euro untuk sang pemuda.

Namun angka besar itu tidak menurunkan niat Juventus dan MU untuk mengejar sang winger sehingga Benfica memutar akal untuk mempertahankan sang winger.


Naikkan Klausul
Menurut laporan tersebut, solusi yang ditemukan Benfica untuk mempertahankan Felix adalah dengan memberikannya kontrak baru.

Di kontrak baru itu, Benfica berencana untuk menaikkan klausul rilis Felix. Mereka kabarnya akan menaikkan klausul rilis sang winger menjadi 150 juta Euro, dengan harapan Juventus dan MU akan berpikir dua kali untuk menebus sang winger.

Namun sebagai kompensasi kenaikkan klausul itu, Benfica dikabarkan juga akan menaikkan gaji sang winger.

Share:

Telikung Barcelona, Pemain PSG Yang Juga Sedang Mengejar Luka Jovic

Telikung Barcelona, Pemain PSG Yang Juga Sedang Mengejar Luka Jovic


MODALWIN - Dengan Keinginan Barcelona untuk mendatangkan Luka Jovic berpotensi rumyam. Juara bertahan Ligue 1, PSG disebut juga menaruh minat terhadap striker Eintracht Frankfurt tersebut.

Nama Luka Jovic belakangan ini kerap diasosiasikan dengan Barcelona. Klub asal Catalunya itu dikabarkan akan memboyong striker Timnas Serbia itu di musim panas nanti.

Jovic diproyeksikan akan menjadi pelapis sekaligus penerus Luis Suarez. Maklum striker Timnas Uruguay itu performanya mulai menurun sehingga Barcelona mulai mencari kandidat penggantinya.

Namun dilansir Sport, rencana Barca untuk meminang Jovic bakal terganggu. Pasalnya PSG akan berusaha menyabotase transfer sang striker ke Catalunya.

Mengapa PSG berminat merekrut Jovic? Simak pemaparan selengkapnya di bawah ini.


Jaga-Jaga
PSG dikabarkan mencoba untuk mendatangkan Jovic karena lini serang mereka terancam mengalami eksodus di musim panas nanti.

Ujung tombak mereka, Edinson Cavani disebut ingin angkat kaki dari Parc Des Princes. Sang striker kabarnya ingin mencari tantangan baru dalam karirnya setelah ia menjadi top scorer sepanjang masa PSG.

Selain Cavani, PSG juga terancam ditinggal Neymar dan Kylian Mbappe yang diincar sejumlah klub top Eropa. Alhasil mereka membutuhkan nama-nama penyerang baru untuk lini serang mereka dan Luka Jovic dinilai cocok untuk menjadi punggawa baru lini serang PSG.

Siap Dilepas
Menurut laporan tersebut, Eintracht Frankfurt sudah pasrah kehilangan Jovic. Untuk itu mereka mempersilahkan kedua klub untuk mengajukan tawaran untuk sang striker.

Jovic sendiri memiliki klausul rilis yang cukup terjangkau. Ia bisa didapatkan dengan mahar transfer sebesar 50 juta Euro saja.

Namun dengan besarnya minat PSG dan Barcelona ini, klub Jerman tersebut berharap akan terjadi perang harga sehingga mereka bisa mendapatkan keuntungan besar dari penjualan sang striker.

Share:

Pantang Untuk Remehkan Jerman, Koeman: Yang Nanti'Nya Bisa Membuat Kita Sengsara

Pantang Untuk Remehkan Jerman, Koeman: Yang Nanti'Nya Bisa Membuat Kita Sengsara



MODALWIN - Bersama dengan Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman, meminta pasukannya tidak meremehkan timnas Jerman. Sebab, Koeman melihat Jerman punya materi pemain yang bisa membuat setiap lawan sengsara.

Belanda akan menjamu Jerman pada laga perdana Grup C Kualifikasi Euro 2020, Senin (25/03/2019) dini hari WIB. Laga akan digelar di di Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Belanda dalam posisi yang diunggulkan pada laga ini. Sebab, Memphis Depay dan kawan-kawan, selain jadi tuan rumah, juga berada dalam performa yang lebih baik dibanding dengan Jerman.

Lantas, mengapa Koeman tak mau anak asuhnya meremehkan Jerman? Simak alasannya di bawah ini.


Bisa Bikin Sengsara
Belanda tidak pernah kalah dalam lima laga terakhirnya. Sementara, Jerman hanya meraih satu kemenangan dalam lima laga terakhir. Jerman masih kesulitan tampil konsisten pasca hasil buruk di Piala Dunia 2018 lalu.

Pada perjumpaan terakhir di ajang UEFA Nations League lalu, Belanda menang 3-0 saat menjamu Jerman. Sementara, pada laga tandang, Der Orange mampu menahan imbang lawannya dengan skor imbang 2-2. Hasil yang bagus bagi Belanda.

"Jika Anda tidak kalah untuk waktu yang lama, kemudian ada waktunya Anda akan kami. Meskipun, kami ingin tetap berada di jalur kemenangan ini," buka Koeman dikutip dari Goal International.

"Membandingkan kedua tim, tentu lebih jelas di pihak kami. Para pemain kami lebih percaya diri, saat melawan Belarusia, kadang nampak sombong. Tapi, kami sadar harus menampilkan yang terbaik lawan Jerman karena mereka punya pemain yang bisa membuat kami sengsara," imbuhnya.


Motivasi Ekstra Pemain
Laga antara Belanda melawan Jerman jadi salah satu laga klasik di Eropa. Hal ini disadari betul oleh bek tengah Belanda, Virgil van Dijik. Pemain yang membela klub Liverpool merasa selalu ada motivasi ekstra ketika bermain lawan Jerman.

"Ini harus dirasakan juga oleh semua orang. Saya merasakannya. Kami saat ini berada pada periode di mana raihan poin sangat penting. Besok akan jadi sebuah laga yang spesial," ucap Van Dijk.

"Saya pikir Anda akan selalu mempersiapkan diri dengan baik ketika akan bermain untuk tim nasional, begitu juga saat hendak bermain di klub. Saya yakin bahwa semua pemain akan mempersiapkan diri dengan baik," tegas Van Dijk.

Share:

Liverpool Yang Menjadi Juara Premier League, Gerrard: Saya Paling Bahagia Berada Di Dunia Ini

Liverpool Yang Menjadi Juara Premier League, Gerrard: Saya Paling Bahagia Berada Di Dunia Ini


MODALWIN - Steven Gerrard berharap agar Liverpool mampu meraih gelar juara Premier League musim 2018/19. Sebab, jika gelar itu diraih, maka sang legenda mengaku akan jadi manusia paling berbahagia di dunia ini.

Gerrard menghabiskan sebagian besar karir sepak bolanya sebagai pemain di Liverpool. Dia masuk ke senior The Reds pada tahun 1998 dan mengakhirinya pada tahun 2015 lalu. Gerrard kemudian pindah ke LA Galaxy.

Satu gelar Liga Champions diberikan oleh Gerrard untuk Liverpool. Tapi, masih ada yang kurang. Sebab, dia tidak pernah memberikan gelar juara Premier League untuk publik di Anfield dalam kapasitas sebagai pemain.

Seperti apa perasaan Gerrard andai Liverpool jadi juara di akhir musim 2018/19 ini? Simak selengkapnya di bawah ini.


Paling Bahagia di Dunia
Peluang Liverpool untuk menjadi juara Premier League musim 2018/19 ini terbuka lebar. Pasukan Jurgen Klopp kini berada di puncak klasemen, unggul dua poin dari Manchester City. Hanya saja, Liverpool sudah memainkan 31 laga dan City baru memainkan 30 laga.

Dengan jarak dua poin saja, potensi Liverpool untuk mengakhiri puasa gelar juara Premier League terbuka lebar. Dan, Gerrard sangat berharap generasi Mohamed Salah dan kolega bisa meraih gelar Premier League.

"Percayalah, saya masih merasakan ada tekanan," ucap Gerrard dikutip dari situs resmi Liverpool.

"Itu ada dalam benak saya. Saya punya kesibukan harian saat ini dan semua fokus saya tertuju pada Rangers. Tapi, saya punya satu mata di Anfield dan saya harap pemain bisa pergi dan meraihnya karena saya akan jadi orang paling bahagia di dunia," sambung manajer Rangers tersebut.


Pulang ke Anfield
Steven Gerrard kini menjabat manajer klub Skotlandia, Glasgow Rangers. Namun, dia baru saja pulang ke Anfield untuk menjalani sebuah laga eksebisi. Gerrard ambil bagian pada antara legenda Liverpool melawan legenda AC Milan, Sabtu (23/3).

"Saya selalu punya waktu khusus untuk datang ke Anfield, terutama jika suasana sedang penuh."

"Bermain melawan Milan dengan semua mantan rekan satu tim saya, dan kami meraih kemenangan, ini adalah perasaan yang spesial. Terima kasih pada semuanya yang sudah datang dan memberi dukungan pada kami," ucap Gerrard. Legenda Liverpool mengalahkan Milan dengan skor 3-2.

Share:

Popular Posts

Featured Post

Elche mengancam rencana Las Palmas untuk striker Man City Lorenzo Gonzalez

Elche mengancam rencana Las Palmas untuk striker Man City Lorenzo Gonzalez MODALWIN - Las Palmas menghadapi persaingan dalam perlomba...

Style3[OneRight]

Arsip Blog

Arsip Blog

Recent Posts